Penandatanganan MoU antara PT. SPJT dengan PT. Rekind

IMG-20170922-WA0036

PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN (MOU) ANTARA PT. SARANA PEMBANGUNAN JAWA TENGAH (SPJT), BUMD MILIK PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DENGAN PT REKAYASA INDUSTRI (REKIND)
20 September 2017

Pada tanggal 20 September 2017, bertempat di Ruang Rapat Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Tengah telah dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT. Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan PT Rekayasa Industri (Rekind) salah satu anak perusahaaan PT Pupuk Indonesia (Persero), dalam kerjasama pendistribusian gas dari ruas pipa gas bumi Cirebon – Semarang. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Strategi, Pengembangan dan Manajemen Risiko PT. Rekind, Yanuar Budinorman dan Direktur Utama SPJT, Krisdiani Syamsi.

IMG-20170922-WA0039
IMG-20170922-WA0034
IMG-20170922-WA0045

Rekind perusahaan di bidang Engineering, Procurement, Construction mendapat kepercayaan dari BPH Migas untuk membangun, memiliki serta mengoperasikan proyek pembangunan ruas transmisi pipa gas Cirebon – Semarang. Pipa gas sepanjang 235 KM dengan kapasitas 250-300 MMSCFD ini dicanangkan dapat digunakan pada akhir tahun 2020 dengan sumber gas yang berasal dari LNG Eni Jangkrik. Tahap konstruksi pipa gas Cirebon – Semarang diperkirakan akan memakan waktu selama 33 bulan. Dalam pengoperasiannya, Rekind akan bekerja sama dengan Pertagas, anak usaha dari PT Pertamina (Persero). Rekind bekerja sama dengan BUMD di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah dalam hal pendistibusian gas kepada industri di wilayah Jawa Barat dan Tengah. Dalam hal ini, BUMD akan bertindak sebagai koordinator gas offtaker (pengguna gas) sehingga jika pembangunan pipa transmisi gas Cirebon Semarang telah selesai dibangun akan menggunakan pipa transmisi tersebut sebagai sarana menyalurkan gas di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sebelumnya, pada tanggal 12 September 2017 telah diselenggarakan pertemuan gas offtaker wilayah Provinsi Jawa Barat, dalam acara tersebut Rekind dan Pertamina Gas melakukan pemaparan terkait optimalisasi pemanfaatan gas bumi di Cirebon dan sekitarnya. Adapun kegiatan gas offtaker wilayah Jawa Tengah akan diselenggarakan pada minggu pertama bulan Oktober 2017 dengan mengundang para pelaku industri dan non industri yang sudah dan akan berinvestasi di Jawa Tengah yang membutuhkan gas alam sebagai bahan baku atau substitusi BBM dan batu bara.

Proyek pembangunan, pendistribusian pipa gas Cirebon – Semarang memiliki tujuan utama untuk menjadi Penghubung infrastruktur gas dari Barat ke Timur pulau Jawa sehingga menjadi “energy hub” yang dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di Jawa dan mendistribusikan gas secara merata, serta mendukung fleksibilitas gas sebagai bahan bakar yang terinterkoneksi di pulau Jawa.

“Dengan melihat peluang pemanfaatan Bahan Bakar Gas yang tinggi, kami mengharapkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan seperti pemerintah,  BUMN,  BUMD, dan pelaku industri khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat untuk turut serta memberikan kontribusi dan komitmen dalam program pemanfaatan bersama jalur pipa Gas Cirebon Semarang, diharapkan dengan adanya distribusi gas pada jalur pipa Cirebon Semarang dapat mendorong terciptanya pasokan energi yang kondusif guna menyokong daya saing industri di Jawa Tengah dan Jawa Barat”, Ujar Plt. Direktur Utama Rekind, Jakub Tarigan.