Groundbreaking Jateng Valley

Solid, Profesional, Jujur, dan Terpercaya

JatengValley

Pada tanggal 15 Agustus 2020, Gubernur Jawa Tengah, Bapak Ganjar Pranowo telah meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan wisata Jateng Valley di Hutan Wisata Penggaron, Kabupaten Semarang. Jateng Valley nantinya akan menjadi wisata alam terbesar se-Asia Tenggara dengan mengusung konsep wisata modern yang menyatu dengan alam. Pembangunan wahana multiyears, antara lain Eco Themes Park, Noah Ark Plaza, Honocoroko Plaza and Lake, Eco Safari, Jateng Adventure dan Predator Profil.

Groundbreaking ini merupakan tindaklanjut dari perjanjian kerjasama antara Perhutani dengan PT Penggaron Sarana Semesta dan PT. Taman Wisata Jateng dalam pembangunan Jateng Valley yang ditandatangani pada 12 Maret 2020 silam. PT. Penggaron Sarana Semesta merupakan anak perusahaan PT. Sarana Pembangunan Jawa Tengah dan PT. Palawi Risorsis.

Dari luas lahan hutan Penggaron 371,88 hektar, pembangunan sarana wisata hanya 10% dari luas hutan sekitar atau 37,1 hektar,  sesuai Peraturan Menteri LHK Nomor P.31 Tahun 2016 tentang Pedoman Kegiatan Usaha Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wisata Alam pada Hutan Produksi. Hal ini selaras dengan tagline Jateng Valley yaitu “Where Nature Meet Dreams”, yaitu bermimpi jauh ke depan tapi selaras dengan alam.

Groundbreaking dihadiri oleh jajaran Forkopimda Jateng, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Tengah, Bupati Semarang Mundjirin, Direksi PT Taman Wisata Jawa Tengah, Dewan Komisaris dan Direksi PT Penggaron Sarana Semesta serta Direksi PT. Sarana Pembangunan Jawa Tengah.

Diharapkan keberadaan Jateng Valley berdampak positif bagi masyarakat Jawa Tengah sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.