|
Pengembangan bandara Internasional Ahmad Yani |
|
|
|
Pengembangan bandara Internasional Ahmad Yani Semarang merupakan salah satu obsesi daerah Jawa Tengah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Jawa Tengah. Bandara tersebut ditetapkan berstatus international oleh Menteri Perhubungan pada tangal 10 Agustus 2004 dengan Surat Keputusan No. KM 64.
Jumlah penerbangan dan penumpang dari tahun 2001 sampai dengan 2006 mengalami kenaikan rata-rata pertahun sebesar 8%. Namun kondisi terminal penumpang yang ada sekarang ini tidak memungkinkan untuk dilakukan pengembangan baik secara vertikal maupun horisontal sehingga pengembangan bandara Internasional Ahmad Yani khususnya untuk fasilitas darat dilakukan di sebelah sisi utara landasan. Pengembangan bandara Internasional Ahmad Yani meliputi fasilitas sisi udara dan sisi darat. Fasilitas sisi udara meliputi perpanjangan landasan sampai dengan 2.680 m beserta alat bantu pendaratan visual. Sedangkan fasilitas sisi darat meliputi pembangunan terminal penumpang beserta sarana penunjang lainnya. Saat ini, panjang landasan di bandara Internasional Ahmad Yani adalah 2.250 m dan dalam pertengahan Th 2008 diharapkan akan menjadi 2.650 m, sehingga akan mampu didarati pesawat berbadan lebar.
Pengembangan bandara Ahmad Yani Semarang akan dilaksanakan secara bersama-sama antara PT. Angkasa Pura I sebagai operator bandara di Indonesia dengan PT. SPJT sebagai BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Diharapkan pada tahun 2009 sudah dapat dilaksanakan kegiatan konstruksi. Saat ini sedang dikerjakan beberapa kegiatan pendukung diantaranya pembuatan jalan akses menuju lokasi terminal penumpang. Proyek ini diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp. 350 Milyar.
|