Pembangunan Jalan Tol Semarang – Solo


Project Description
  • 0
  • March 5, 2017

Pembangunan Jalan Tol Semarang – Solo merupakan salah satu obsesi daerah Jawa Tengah. Jalan Tol tersebut merupakan bagian dari rencana pembangunan Trans Java Toll Road yang membentang sepanjang jalur utama Pulau Jawa bagian barat mulai dari Merak sampai dengan Banyuwangi di wilayah Jawa bagian timur.

Jalan tol Semarang Solo dengan panjang ± 75,8 km akan menghubungkan 2 kota utama di Provinsi Jawa Tengah yaitu Kota Semarang yang merupakan ibu kota Jawa Tengah dengan Kota Solo. Jalan tol tersebut melalui 6 daerah kabupaten/kota yaitu Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo dan Kota Salatiga.

Untuk melaksanakan proyek tersebut, PT. SPJT bekerjasama dengan PT. Jasa Marga, dimana pada tgl. 7 Juli 2007 telah mendirikan anak perusahaan yang diberi nama PT. Trans Marga Jateng (TMJ), dengan porsi kepemilikan saham PT. SPJT (40%) dan PT. Jasa Marga (60%).

PT. TMJ akan bertindak sebagai pengelola investasi yang bertugas merencanakan rancangan teknis jalan, mencari pendanaan, melakukan pembangunan dan pengoperasian. Sedangkan pemerintah akan melaksanakan pembebasan lahan. Dalam pelaksanaannya dilakukan oleh Tim Pengadaan Tanah (TPT) yang berkoordinasi dengan Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Pemerintah Kabupaten/Kota.

Direncanakan jalan Tol Semarang Solo, khususnya ruas Semarang – Bawen akan dapat beroperasi pada akhir tahun 2009. Saat ini sedang dilaksanakan kegiatan pembebasan lahan dan lelang pengadaan kontraktor dan konsultan pengawas.
Proyek jalan tol Semarang – Solo membutuhkan dana tidak kurang dari Rp. 7 triliun